Setapak (Puisi)

Setapak

Jangkrik itu menyapa ku,
krik...
krik...
diterangi lampu kuning;
tak jua ku mampu melihat sosoknya.


padi-padi hanya terdiam,
sedikit bergetar, tersapu angin malam,
terpantul sinar rembulan;
air sawah mengalir pelan.

ah, indahnya kesunyian,
sesekali terbelah kidung pesan tuhan,
batin-batin yang menganga,
diam-- menghirup gelap yang sempurna.

sedikit terhenti langkah kaki,
tersadar cahaya beda aura.
dari lampu sang kereta baja
ia, mobil...dia diujung jalan
brum...

batin yang menganga,
diam...diam tersadar kuasa sang kala.
waktu, perubahan
nanti jangkrik akan bersembunyi
nanti padi tiada tempat tuk berdiri

ku syukuri saat ini,
kupuja sang semesta,
atas rasa yang menguning

di jalan setapak menuju pura...

--------------------------------------
Sawah Pura Titi Gantung
Sabtu, 4 maret 2015, Gerhana Bulan


Tidak ada komentar

Posting Komentar

Beranda