Menikmati Keadaan yang Tidak Nikmat

     Menikmati keadaan yang tidak nikmat. Kok bisa?, ya bisa. Memang terasa aneh, tapi fase-fase ini memang kadang terjadi di dalam diri manusia. Mungkin kalian bakal mikir ini perasaan atau skill yang mirip-mirip sama Stockholm Syndrome (Sindrom Stockholm adalah respon psikologis dimana dalam kasus-kasus tertentu para sandera penculikan menunjukkan tanda-tanda kesetiaan kepada penyanderanya tanpa memperdulikan bahaya atau risiko yang telah dialami oleh sandera itu –wikipedia-). Tapi ini beda, bedanya kenapa?, coba tanyakan pada rumput yang bergoyang.


     Sebenernya sih penulis (cie elah penulis) juga gak yakin ini sebenernya kepasrahan atau bagaimana. Pernah galau kan pasti?, nah, di saat saat galau ini sering terjadi keadaan dimana kamu mulai menikmati keadaan galau yang notabene tidak nikmat ini. Rasanya kayak, kamu itu tau bahwa galau itu gak penting, kamu yakin tanpa dia dan dengan pergi dari masalah itu, hidup kamu bakal tetep jalan dan mungkin makin bahagia. Tapi, kamu birain tuh perasaan mengalir, ada sensasi ngeri-ngeri sedap di dalamnya yang membuat lidah bergoyang akan ke-maknyusannya. Banyak hal yang akan terasa beda sensasinya ketika kamu dengan sengaja ngebiarin rasa yang gak nikmat itu mengalir di hati kamu. Senja mu akan terasa semakin dramatis, serasa dalam film romantis yang bersetting di Paris. Semua lagu galau aku terasa tercipta khusus untuk dijadikan soundtrack hidup kamu. Nikmatnya susah di jelasin (terus ngapain nulis artikel yang gajelas???)
            Yaudah sih ya. Kemampuan untuk merasakan nikmat ini bisa kamu jadikan solusi jangka pendek untuk menghadapi kegalauan. Kalau bisa galau tapi nikmat, kenapa nggak?. Ada satu ujaran terkenal yang agak-agak nyambung tentang hal ini yaitu “ketika kamu tau caranya menderita, kamu akan menderita lebih sedikit”. Tapi, tetep inget kalau kamu harus batesin kenikmatan yang satu ini. Karena, semakin lama mungkin bakal semakin nikmat dan kamu bakalan tenggela tak tau arah jalan pulang. Di suatu titik, kamu harus berhenti, harus. Dalam jangka panjang, perasaan ini membuat kamu diam di tempat, nggak ada kemajuan. Jadi, pesanku, setelah puas bernikmat-nikmat ria dengan ketidaknikmatan ini, kamu harus sesungguhnya menderita dan ekspresikan ketidak nikmatan yang sesunguhnya, lalui saja. Kenapa? Karena dengan cara sungguh-sunnguh menderita dalam ketidaknikmatan, kamu akan segera sungguh-sungguh bergembira dalam kenikmatan.

            

5 komentar

  1. Tips yg menarik buat yg lagi galau gan.....
    http://fungsi-media-internet.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Nice gan (y)
    http://izzanzy.blogspot.com/2014/12/stand-by-me-doraemon-2014.html

    BalasHapus
  3. Manteb gan, walau ga nikmat tetep nikmatin aja , namanya juga kehidupan :D

    BalasHapus
  4. kalau ga dinikmatin mau ngapain lagi gan namanya juga hidup :)

    BalasHapus
  5. Menikmati ketidaknikmatan..itu yang susah dan teramat tidak enak gan..

    Salam satriyoku.blog

    BalasHapus

Beranda