Kadang apa yang
ada di dalam diri harus di ekspresikan. Salah satunya dengan menulis. Apa sih
enaknya nulis, merngakai kata menjadi kalimat, merangkai kalimat menjadi paragraph,
merangkai paragraph menjadi suatu tulisan utuh. Ada kepuasan tersendiri yang
mungkin saja orang lain tidak mengerti. Nulis,
menulis, membuat tulisan sebenernya tu nggak semudah yang dikira, ada teknik
dan strateginya. Namun, kreativitas yang paling berperan. Mau nulis apa? Siapa
yang membaca?. I don’t know, but, I have to learn how to write. Seriously, I
can’t write or arrange a good passage.
Remaja tuh
nulis, biasanya tentang cinta. Cinta, apa sih cinta, siapa yang tau. Cinta sih
katanya bisa bikin orang lemah jadi kuat, orang kuat jadi lemah. Cinta katanya
bisa kadaluarsa, misalnya suka nginget-nginget mantan, apanya sih yang nggak
kadaluarsa?. Kenangan, kenangan selalu ada. Kecuali mungkin kalau lupa ingatan,
kenangan bakal lenyap. Tapi siapa juga yang mau lupa ingatan. Banyak yang berharap lupa ingatan, bukan
berharap sih, semacam gurauan dimana dia nggak bisa lupa sama seseorang terus
ingin lupa ingatan. Lupa ingatan nggak sesederhana sinetron. Lupa sama
keluarganya, tapi lainnya masih normal. It’s not that simple. Ada juga Yang
ingin ingatannya di lumpuhkan. That’s a serious thing you know.
Nulis, bisa
ngilangin over thinking, think nya udah di salurin ke dalam kumpulan kata-kata,
nggak indah, namun bermakna, seenggaknya bagi yang nulis. Jadi welcome to my blog.

Tidak ada komentar
Posting Komentar