Lust
Dua jiwa,
Atas nama cinta
Dalam ruang empat mata
Semakin lama nafas memburu
Birahi berubah menjadi biru
aliran darah tak henti merayu
Hingga logika memilih bisu
Suara-suara tanpa makna
silih berganti menuju angkasa
Hingga akhir ku gores dosa
Seperti jalan bagi air mata
1-12-13
Menarik bang syairnya dengan rimanya... :)
BalasHapusthanks komennya bang, hehe
BalasHapus